Artikel Evaluasi CBIS, SIA, SIM, Sistem Operasi Perkantoran, Sistem Penunjang Keputusan dan Sistem Pakar
PENDAHULUAN
Evolusi sistem informasi manajemen
berdasarkan CBIS ini mempunyai banyak peran dalam kehidupan sehari-hari,
khususnya dalam bidang basis komputer sistem. Sistem informasi manajemen
merupakan sebuah sistem informasi yang memiliki integrasi antara sub sistemnya.
Sistem informasi manajemen berbasis komputer mengandung arti bahwa komputer
memainkan peran penting dalam sebuah sistem informasi. Secara teori, penerapan
sebuah sistem informasi memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatan
nya. Namun pada kenyataan nya idak mungkin suatu sistem yang sangat kompleks
dapat dijalankan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Sistem informasi yang
akurat pada kenyataan nya selalu berhubungan dengan istilah computer-based atau
pengolahan informasi berbasis pada komputer.
PEMBAHASAN
Sistem informasi berbasis komputer
atau Computer Based Information system (CBIS) merupakan sistem pengolahan suatu
data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai
alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta visualisasi
dan analisis. Beberapa istilah yang terkait dengan CBIS antara lain adalah:
data, informasi, sistem, sistem informasi dan basis komputer. Pengembangan CBIS
mengikuti system life cycle, yang terdiri dari: siklus hidup suatu sistem bisa
berlangsung beberapa bulan ataupun beberapa tahun (dalam satuan bulan atau
tahun ). Penentuan lama dan bertanggung jawab atas SLC berulang ialah pemakai
CBIS.
Pada dasarnya ada beberapa sub
sistem dari CBIS, berikut ini adalah sub sistem dari CBIS :
1. Sistem informasi Akuntansi
2. Sistem Informasi Manajemen
3. Sistem Pendukung Keputusan
4. Automasi Kantor ( Virtual Office
)
5. Sistem Pakar
Sistem Informasi
Akuntansi (SIA )
Sistem informasi akuntansi adalah
sistem informasi yang melaksanakan aplikasi akuntansi perusahaan, yaitu sebagai
pengolah data perusahaan. Sistem informasi akuntansi adalah satu-satunya sistem
informasi yang bertanggung jawab memenuhi kebutuhan informasi diluar
perusahaan, menyediakan informasi untuk seluruh lingkungan kecuali pesaing.
Tugas utama dari sistem informasi adalah sebagai berikut :
·
Pengumpulan data
·
Manipulasi data
·
Penyimpanan data
·
Menyediakan dokumen
Peran sistem informasi akuntansi
dalam CBIS
1. Sistem informasi akuntansi
menghasilkan beberapa output informasi dalam bentuk laporan akuntansi standar.
2. Sistem informasi akuntansi
menyediakan database yang lengkap untuk digunakan dalam pemecahan masalah.
Sistem Informasi
Manajemen (SIM )
Suatu sistem berbasis database
komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan yang
serupa, pengertian dari SIM. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas
formal perusahaan atau sub unit dibawahnya.
Sumber Daya SIM
Informasi menjelaskan perusahaan
atau salah satu sistem perusahaan tentang apa yang telah terjadi dimasa lalu, apa
yang sedang terjadi sekarang dan dimasa yang akan datang. Informasi tersebut
tersedia dalam laporan periodik, laporan khusus dan lain sebagainya, output
informasi tersebut digunakan manajer saat mereka membuat keputusan untuk
pemecahan masalah.
Suatu SIM bisa juga merupakan suatu
sistem informasi antara organisasi (IOS) jika SIM terkoneksi dengan SIM pada
perusahaan lain, misalnya dengan suplier. SIM menggunakan data yang disediakan
oleh SIA dalam database dan informasi lain yang berasal dari lingkungan.
Berbeda dengan SIA, SIM tidak berkewajiban menyediakan informasi bagi
lingkungannya.
Sistem Pendukung Keputusan (
decision support system )
Dalam upaya memecahkan masalah
seorang problem solver akan banyak membuat keputusan. Keputusan harus diambil
untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif atau untuk memanfaatkan
peluang.
Adapun keputusan tersebut terbagi
menjadi :
1. Keputusan terprogram
2. Keputusan tak terprogram,
bersifat baru dan tidak berstruktur
Manajer melakukan empat tahap
pengambilan keputusan, yaitu :
1. Kegiatan intelejen
2. Kegiatan merancang, menemukan,
mengembangkan dan menganalisis berbaga alternatif tindakan yang mungkin.
3. Kegiatan memilih
4. Kegiatan review
Tujuan sistem pendukung keputusan
1. Membantu manajer membuat
keputusan untuk pemecahan masalah semi terstruktur
2. Mendukung penilaian manajer
bukan mencoba menggantikannya
3. Meningkatkan efektifitas
pengambilan keputusan.
Automasi Kantor ( Virtual
Office )
Automasi kantor kini disebut dengan
istilah kantor virtual, mencakup semua sistem elektronik formal dan informal
terutama berkaitan dengan komunikasi informasi ke dan dari orang-orang didalam
maupun diluar perusahaan. Penggunaan AO dibagi menjadi empat katagori :
1. Manajer, yang bertanggung jawab
2. Profesional, tidak mengelola
tetapi menyumbangkan keahliankhusus yang membedakan merekadengan sekertaris dan
pegawai administrasi.
3. Sekretaris
4. Pegawai Administrasi
Tujuan AO
1. Menghindari Biaya
2. Pemecahan masalah kelompok
3. Pelengkap
Aplikasi AO
·
Word processing
·
E-mail
·
Voice Mail
·
Electronic calendaring
·
Audio converencing
·
Video converencing
·
Facsimile
·
Videotex
·
Imaging
·
Desktop publising
Sistem Pakar (ES)
Sistem pakar (Expert System) adalah
sebuah sistem informasi yang memiliki intelegensia buatan yang menyerupai
intelegensia manusia. Sistem pakar sebenarnya mirip dengan DSS yaitu bertujuan
menyediakan dukungan pemecahan masalah tingkat tinggi untuk pemakai.
Karakteristik Sistem Pakar
• Memiliki kemampuan belajar atau
memahami masalah dari pengalaman
• Memberi tanggapan yang cepat
• Mampu menangani masalah yang
kompleks
• Memecahkan masalah dengan
penalaran
• Menggunakan pegetahuan untuk
menyelesaikan masalah
Bagian Dari Sistem Pakar
User interface adalah bagian yang
memungkinkan manajer menasukan instruksi dan informasi kedalam dan menerima
informasi dari sistem pakar.
1. Input terdapat empat metode,
yaitu :
• Menu
• Commands
• Natural languange
• Customized interfaces
2. Output sistem pakar :
• Penjelasan dari pertanyaan
• Penjelasan dari penyelesaian
masalah
3. Knowledge Base adalah
bagian-bagian yang memuat fakta yang menjelaskan area masalah
4. Interference Engine adalah
bagian dari sistem pakar yang melakukan penalaran dengan menggunakan isi
knowledge base berdasarkan urutan tertentu.
5. Development Engine adalah alat
yang digunakan untuk menciptakan sistem pakar.
PENUTUP
Dalam era globalisasi ini kita
harus mengetahui adanya evolusi sistem informasi manajemen berdasarkan CBIS
dijaman sekarang ini, yang mempunyai banyak peranan dalam kehidupan sehari-hari
khususnya dalam bidang basis komputer sistem. Selain itu CBIS merupakan sistem
pengolahan suatu data menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat
dipergunakan sebagai alat bantu yang mendukung pengambilan keputusan,
koordinasi dan kendali serta visualisasi dan analisis. Selain itu CBIS juga
memiliki beberapa sub sistem, diantaranya :
1. Sistem informasi Akuntansi
2. Sistem Informasi Manajemen
3. Sistem Pendukung Keputusan
4. Automasi Kantor ( Virtual Office
)
5. Sistem Pakar
Sumber :
No comments:
Post a Comment