Peranan Sistem Informasi Manajemen dalam Bisnis Jasa
Penerbangan
“Air Asia”
Disusun Oleh : Widhi Winanda
\
SEKOLAH
TINGGI ILMU EKONOMI BANK BPD JATENG
2015
KATA PENGANTAR
Assalammua’laikum,Wr.Wb
Dengan mengucapkan puji dan syukur
atas kehadirat Allah SWT, karena dengan berkah, rahmat, karunia serta
hidayah-Nya lah saya dapat menyalesaikan makalah dengan judul Sistem Informasi
Manajemen Mengenai E-ticketting pada Transportasi. Makalah ini disusun dengan
tujuan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Sistem Informasi Manajemen
yang diampu oleh Ibu. Untuk itu saya selaku penyusun sangat
berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan
makalah ini. Terutama kepada Ibu selaku dosen mata kuliah Sistem Informasi
Manajemen yang telah memberikan bimbingannya sehingga makalah ini dapat saya
selesaikan tepat pada waktunya. Selaku penyusun saya sangat mengetahui bahwa
makalah ini jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saya mohon kritik dan
saran yang membangun agar saya dapat menyusunnya kembali lebih baik dari
sebelumnya. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, terutama bagi
saya selaku penyusun
PENYUSUN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar
Belakang
Sistem
adalah satu kesatuan komponen yang saling terhubung dengan batasan yang jelas
bekerja bersama-sama untuk mencapai seperangkat tujuan. Sistem informasi adalah
kombinasi dari people, hardware, software, jaringan komunikasi, sumber-sumber
data, prosedur dan kebijakan yang terorganisasi dengan baik yang dapat
menyimpan, mengadakan lagi, menyimpan, dan menyebarluaskan informasi dalam
suatu organisasi. Orang bergantung pada sistem informasi untuk berkomunikasi
antara satu sama lain dengan menggunakan berbagai jenis alat fisik (hardware),
perintah dan prosedur pemrosesan informasi (software), saluran komunikasi
(jaringan) dan data yang disimpan (sumber daya data). Seiring dengan
perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, sistem informasi memberikan
peran yang sangat penting dalam dunia bisnis sehingga seringkali orang
menggunakan keunggulan sistem informasi yang ia gunakan sebagai kunci strategi
bisnis.
Informasi dapat diibaratkan sebagai darah yang mengalir di dalam
tubuh manusia, seperti halnya informasi di dalam sebuah perusahaan yang sangat
penting untuk mendukung kelangsungan perkembangannya, sehingga terdapat alasan
bahwa informasi sangat dibutuhkan bagi sebuah perusahaan. Akibat bila kurang
mendapatkan informasi, dalam waktu tertentu perusahaan akan mengalami
ketidakmampuan mengontrol sumber daya, sehingga dalam mengambil
keputusan-keputusan strategis sangat terganggu, yang pada akhirnya akan
mengalami kekalahan dalam bersaing dengan lingkungan pesaingnya. Disamping itu,
sistem informasi yang dimiliki seringkali tidak dapat bekerja dengan baik.
Masalah utamanya adalah bahwa sistem informasi tersebut terlalu banyak
informasi yang tidak bermanfaat atau berarti (sistem terlalu banyak data).
Memahami konsep dasar informasi adalah sangat penting (vital) dalam mendesain
sebuah sistem informasi yang efektif (effective business system). Menyiapkan
langkah atau metode dalam menyediakan informasi yang berkualitas adalah tujuan
dalam mendesain sistem baru.
Sebuah perusahaan mengadakan transaksi-transaksi yang harus
diolah agar bisa menjalankan kegiatannya sehari-hari. Daftar gaji harus
disiapkan, penjualan dan pembayaran atas perkiraan harus dibutuhkan: semua ini
dan hal-hal lainnya adalah kegiatan pengolahan data dan harus dianggap bersifat
pekerjaan juru tulis yang mengikuti suatu prosedur standar tertentu. Komputer
bermanfaat utnuk tugas-tugas pengolahan data semacam ini, tetapi sebuah sistem
informasi menajemen melkasanakan pula tugas-tugas lain dan lebih dari sekedar
sistem pengolahan data. Adalah sistem pengolahan informasi yang menerapkan
kemampuan komputer untuk menyajikan informasi bagi manajemen dan bagi
pengambilan keputusan.
Pada era persaingan global
dan kompetisi yang semakin ketat, setiap perusahaan harus mampu melakukan
inovasi untuk bertahan, salah satunya adalah dengan menerapkan teknologi tepat
guna. Sistem informasi merupakan salah satu alat yang sering digunakan oleh perusahaan
untuk mewujudkan tujuan perusahan demi mencapai efektifitas dan efesiensi
perusahaan. Berbagai kecanggihan teknologi masuk dengan mudahnya ke dalam dunia
masyarakat kita. Salah satunya yaitu penggunaan internet. Internet
perlahan-lahan mulai menggeser budaya pembelian (pemesanan) tiket pesawat
dari cara konvensional menjadi lebih modern atau yang sering disebut booking
online (online booking). Dewasa ini, memesan tiket dapat dilakukan melalui
computer yang tersambung dengan internet karena pembelian secara online ini
dirasa sangat membantu mobilitas masyarakat. Penerapan e-ticketing juga
dilakukan oleh perusahaan transportasi, khususnya transportasi udara yaitu
maskapai penerbangan Air Asia. Tingginya minat dan permintaan masyarakat
terhadap jasa transportasi udara mengakibatkan pihak Air Asia menyediakan
layanan yang semaksimal mungkin salah satunya adalah ketersediaan E-ticketing.
Selain memberi kemudahan bagi masyarakat e-ticketing juga memiliki
beberapa kelemahan.
1.2
Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang telah
diuraikan diambil rumusan masalah yaitu:
1.Apa itu system informasi manajemen?
2.Apa itu e-ticketing?
3.Apa saja manfaat, keunggulan, dan
kelemahan dari e-ticketing?
4.Bagaimana cara penerapan e-ticketing
dalam maskapai penerbangan Air Asia?
1.3 Tujuan
Penulisan
1.
Dapat
mengetahui lebih jauh mengenai penerapan Sistem Informasi Manajemen.
2.
Dapat mengetahui lebih lanjut mengenai
e-ticketing (pemesanan tiket melalui internet).
3.
Dapat mengetahui mengenai apa manfaat,
keunggulan, dan kelemahan dari e-ticketing.
4.
Dapat
mengetahui bagaimana cara penerapan e-ticketing itu sendiri dalam dunia
transportasi, khususnya maskapai penerbangan Air Asia.
1.4 Metode
Menangkap Data
Dalam penyusunan makalah ini penyusun
menggunakan metode studi pustaka, yaitu data diambil melalui buku dan internet.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. Pengertian
Sistem Informasi Manajemen ( SIM )
Sistem informasi manajemen (SIM)
adalah sistem perencanaan bagian dari pengendalian internal suatu bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, dokumen, teknologi, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk memecahkan masalah bisnis seperti
biaya produk, layanan, atau suatu strategi bisnis. Sistem informasi manajemen
dibedakan dengan sistem informasi biasa karena SIM digunakan untuk
menganalisis sistem informasi lain yang diterapkan pada aktivitas operasional
organisasi. Secara akademis, istilah ini umumnya digunakan untuk merujuk pada
kelompok metode manajemen informasi yang bertalian dengan otomasi atau dukungan
terhadap pengambilan keputusan
manusia, misalnya sistem pendukung keputusan, sistem pakar, dan sistem informasi eksekutif. Secara umum sistem informasi
Manajemen didefenisikan sebagai serangkaian sub sistem informasi yang
menyeluruh dan terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu
mentransformasi data sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna
meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas
dasar kriteria mutu yang telah ditetapkan. Dengan kata lain SIM adalah sebagai
suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai
dengan kebutuhan yang sama. Para pemakai biasanya membentuk suatu entitas
organisasi formal, perusahaan atau sub unit dibawahnya. Informasi menjelaskan
perusahaan atau salah satu sistem utamanya mengenai apa yang terjadi di masa
lalu, apa yang terjadi sekarang dan apa yang mungkin terjadi di masa yang akan
datang. Informasi tersebut tersedia dalam bentuk laporan periodik, laporan
khusus dan ouput dari model matematika. Output informasi digunakan oleh manajer
maupun non manajer dalam perusahaan saat mereka membuat keputusan untuk
memecahkan masalah. Tujuan sistem informasi manajemen adalah memenuhi kebutuhan
informasi umum semua manajer dalam perusahaan atau dalam subunit organisasional
perusahaan. SIM menyediakan informasi bagi pemakai dalam bentuk laporan dan output
dari berbagai simulasi model matematika. perencanaan sebuah event dan
bertanggung jawab untuk penjualan tiket untuk aktivitas dapat meningkatkan
aktivitas di situs Web. Semua promoters yang mendaftar akan disetujui oleh
administrator sebelum mereka dapat mulai menjual tiket sehingga hanya mereka
yang dapat menunjukkan bahwa mereka yang utama Acara akan diizinkan untuk
mempromosikan acara itu.
2.2. Profil
Singkat Air Asia
AirAsia merupakan maskapai
penerbangan yang terdepan di Asia yang didirikan dengan impian untuk membuat
semua orang dapat terbang dengan pesawat. Sejak 2001, AirAsia telah dengan
mulus mendobrak norma bepergian keliling dunia dan telah meningkatkan posisinya
menjadi yang terbaik di dunia (AirAsia.com, 2013). Dengan jaringan rute yang membentang
di lebih dari 20 negara, AirAsia terus membangun jalur menuju penerbangan
berbiaya hemat dengan solusi inovatif, proses yang efisien dan pendekatan kami
terhadap dunia bisnis yang penuh dengan semangat. AirAsia pada awalnya
dimiliki oleh DRB-HICOM milik Pemerintah Malaysia. Namun maskapai ini memiliki
beban yang berat dan akhirnya dibeli oleh mantan eksekutif Time Warner, Tony Fernandes, dengan harga simbolik 1 Ringgit pada 2 Desember 2001. AirAsia berhasil membukukan
laba pada 2002 dengan berbagai rute baru dan harga
promosi serendah 10 RM bersaing dengan Malaysia Airlines. Pada 2003, dibukalah
pangkalan kedua di Bandara Senai, Johor Bahru dekat Singapura dan AirAsia melakukan penerbangan
internasionalnya ke Thailand. Sejak itu, dibukalah Thai AirAsia
dan dilakukanlah berbagai penambahan rute seperti ke Singapura dan Indonesia. Di Indonesia juga terdapat perusahaan AirAsia
yang didirikan pada tanggal 8 Desember 2004 yaitu Indonesia AirAsia (sebelumnya bernama AWAIR) dengan
penerbangan dari Jakarta ke Yogyakarta, Denpasar untuk tujuan yste, dan dari Surabaya ke
Medan untuk rute ystem lainnya, selain itu penerbangan dilakukan keluar
Indonesia melalui kota-kota besar seperti Medan, Padang, Pekanbaru, Palembang,
Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Solo, Balikpapan dan Makassar.
Hatta, Indonesia secara resmi berpindah
dari terminal 2 menjadi terminal 3, dimana melanyani penerbangan ystem
maupun internasional. Kini, AirAsia Indonesia melayani 26 rute dengan 52
penerbangan yang terkoneksi melalui lima bandara penghubung, yakni
Cengkareng, Bandung, Denpasar, Surabaya, dan Medan (Kompas.com, 2011).
2.3. Pegertian
E-Ticketing
E-ticketing atau electronic ticketing
adalah suatu cara untuk mendokumentasikan proses penjualan dari aktifitas
perjalanan pelanggan tanpa harus mengeluarkan dokumen berharga secara fisik
ataupun paper ticket. Semua informasi mengenai electronic ticketing disimpan
secara digital dalam sistem komputer milik airline. Sebagai bukti pengeluaran
E-Ticket, pelanggan akan diberikan Itinerary Receipt yang hanya berlaku sebagai
alt untuk masuk ke dalam bandara di Indonesia yang masih mengharuskan penumpang
untuk membawa tanda bukti perjalanan. E-ticketing adalah peluang untuk
meminimalkan biaya dan mengoptimalkan kenyamanan penumpang. E-ticketing
mengurangi biaya proses tiket, menghilangkan fomulir kertas dan meningkatkan
fleksibilitas penumpang dan agen perjalanan dalam membuat
perubahan- perubahan dalam jadwal perjalanan. Sistem E-ticketing ini
memudahkan orang untuk membeli tiket untuk berbagai acara semua dari satu situs
internet. Tiket dapat dibeli dengan cara ini dengan uang tunai, cek atau kredit
/ kartu debit. E-ticketing ini juga dapat mengurangi resiko ketinggalannya
ticket, hilangnya ticket atau rusak nya ticket. Manfaat dari system E-ticketing
:
1.Mengurangi biaya yang terkait dengan
pencetakan dan mailing tiket tiket ke pembeli. Menghilangkan atau mengurangi
memerlukan tiket untuk stok, amplop dan pos.
2.Mengurangi tenaga kerja yang terkait
dengan pencetakan dan mailing tiket.
3E-Tiket selamat dan aman. Barcode
validasi menghilangkan kemungkinan palsu dan duplikat tiket. 4.Pembeli senang
menjadi mampu mencetak tiket mereka segera. Tidak perlu menunggu surat atau
menunggu di baris di acara tersebut. Pelanggan dapat mencetak tiket elektronik
mereka segera setelah mereka membelinya. Hal ini membuat e-tiket yang ideal
untuk hadiah menit terakhir atau menit terakhir keputusan.
5.E-Tiket menyediakan ruang untuk
tambahan informasi seperti peta jalan, arah, dan lain informasi pelanggan Anda
mungkin perlu tahu.
6.E-Tiket menyediakan kemampuan unik
periklanan. Meningkatkan pendapatan perusahaan anda dengan menawarkan
ruang iklan pada web Anda tiket.
2.4. Penerapan
E-Ticketing pada Air Asia
PT. Air asia sebagai m,askapai pertama
yang memperkenalkan layanan E-ticketing di Asia, Air Asia menawarkan cara baru
yang nyaman dalam membeli kursi Air asia melalui website www.airasia.com dimana
penumpang tidak perlu telpon dan tidak perlu antri. Adapun keuntungan yang
diperoleh Air Asia diantaranya : mengurangi biaya yang berkaitan dengan
pencetakan dan mailing tiket, mengurangi biaya pembayaran tenaga kerja,
dan lain-lain. Sedangkan bagi pelanggan yaitu : penumpang terhindar dari void
tiket, penumpang dapat memperoleh tiket dengan mudah tanpa antri, dan lain-lain.
Oleh karena itu E-ticketing jauh lebih efektif dan efisien untuk diterapkan
dibandingkan dengan cara konvensional. Adapun Aplikasi yang dibutuhkan dalam
penerapan e-ticketing di Air Asia:
CITOS (city
terminal online system)
Merupakan sebuah sistem reservasi tiket
yang diberi nama CITOS (city terminal online system). Sistem berbasis web
dengan teknologi tinggi, terjaring dan mudah diakses oleh siapa saja. hingga
melakukan reservasi tiket menjadi mudah, cepat, akurat dan langsung bisa print
sendiri tiketnya. CITOS e-system dapat berfungsi sebagai sekretaris Pribadi
anda. Bagi anda yang memiliki kesibukan tinggi, CITOS e-system memberi
kemudahan dan kepastian dengan memilih sendiri dan menjadwal penerbangan serta
mendapat tiketnya secara langsung. CITOS e-system memberikan kemudahan istimewa
dalam melakukan reservasi hanya tiga langkah mudah: pertama, lihat seat
availability kedua, booking dan ketiga, cetak e-tiket. Sangat tepat untuk
mendukung travel businness dan korporat juga siapapun yang berminat di bisnis
travel & tiketing CITOS. system memungkinkan travel agent melayani konsumen
dengan mencetak sendiri e-tiket hal yang selama ini sangat sulit dipenuhi
karena sulitnya mendapat keagenan.
AWAN (Advanced
Web Airlines Network)
AWAN (Advanced Web Airlines Network)
sepenuhnya dibuat berbasis web, dengan mempergunakan security Verisign,
sehingga perusahaan penerbangan dan agen dapat langsung mempergunakan system
melalui internet dengan aman. Kelebihan web based sistem adalah tidak
memerlukan bandwith besar dibandingkan dengan client-based sistem yang sering
dipergunakan oleh low cost carier (LCC) yang ada. Sehingga, sistem ini tidak
menjadi masalah untuk dipergunakan di daerah yang infrastrukturnya kurang baik
seperti Indonesia Timur. Selain fungsi distribusi pada sisi airlines, Sqiva
AWAN menyediakan fungsi yang cukup lengkap untuk meningkatkan efisiensi bagi
mereka yang terjun ke bisnis penerbangan komersil. Melalui fungsi inventory
yang lengkap, aplikasi ini bias mendukung keperluan multleg dan connecting
flights airlines. Dengan adanya fungsi multicurrency fare, dengan sendirinya
AWAN menjalankan fungsi e-ticket. Selain itu, sistem reservasi AWAN dilengkapi
DCS (Departure Control System) dan online revenue accounting, untuk keperluan
proses back-office. Dengan begitu, pendapatan yang diperoleh maskapai
penerbangan dapat diketahui dengan cepat. Pihak penerbangan hanya menyediakan
hardware dan jaringan. Selain itu, aplikasi dilakukan secara terpusat dan mudah
diakses oleh siapa saja tidak hanya maskapai penerbangan tetapi juga agen
perjalanan. Pendeknya, dengan AWAN, agen bias langsung mengakses via internet
dan mengetahui batas penjualan. Untuk penumpang, mereka bias melakukan
e-ticketing, dan pembayaran secara online. Ditengah kompetisi persaingan bisnis
penerbangan yang semakin sengit, penerapan AWAN bisa menciptakan efisiensi dari
sisi cost, waktu maupun kinerja secara keseluruhan. Kemudahan lain, pengguna
tidak memerlukan waktu lama untuk menguasai sistim tersebut. Adapun kegiatan
operasional AirAsia mengikuti pola operasi sebagai berikut : Harga hemat, tanpa
embel embel, Frekuensi Terbang Tinggi, Untuk Kenyamanan Tamu, Keamanan yang
utama, Optimalisasi biaya.
2.5. Cara
Pemesanan E-Ticketing Air Asia
Berikut adalah cara pemesanan tiket
online di Air Asia : Persiapan booking tiket pesawat AirAsia:
·
Tentukan
tujuan penerbangan Anda
·
Kartu
Tanda Pengenal (KTP atau SIM, Passport)
·
Credit
Card (Visa dan MasterCard) atau Debit Card (Mandiri dan BCA) dan pastikan jika
menggunakan Debit Card, Anda sudah mengaktifkan fasilitas internet banking dan
telah mempunyai token (key). Langkah-langkah booking online
AirAsia.Com:
·
Masuk
ke www.airasia.com dan pilih Negara Indonesia dan Bahasa Indonesia (be proud
with your nation language)
·
Di
sebelah kiri atas akan ada form pemesanan tiket online, pilih apakah akan
sekali jalan atau pergi-pulang.
·
Pilih
Departure (pemberangkatan) dan Destination (tujuan), pastikan semua benar.
·
Pilih
tanggal keberangkatan dan kepulangan, selalu pastikan data yang dimasukkan
adalah benar
·
Masukkan
jumlah tamu dan bayi (0-24 bln), anak-anak diatas 2 tahun bayar penuh. Bayi
(infant) tidak mendapat kursi tetapi kena biaya Rp. 150.000,- (Feb 10)
Setelah
semua data dimasukkan dan telah dicek sekali lagi baru klik Cari perlu diketahui
bahwa AirAsia hanya mengijinkan pemesanan maksimal untuk 9 orang, jadi
untuk pemesanan grup harus melakukan registrasi lagi.
Akan ada 2 jenis
penerbangan (biasanya) yaitu pagi (atau siang) dan sore (atau malam),
pilih sesuai budget dan kebutuhan Anda. Tapi karena ini pertama kali saya
menggunakan pesawat saya memilih keberangkatan siang pukul 15.05 WIB
karena penerbangan pagi jam 07.00 WIB takut kesiangan sampai di Soekarno
Hatta International Airport.
Setelah itu centang bagian persetujuan
dan peraturan penerbangan AirAsia dan klik Lanjutkan
Di tahap ini kita di minta
mengisi Nama Lengkap,Tanggal Lahir, Passport (jika penerbangan ke Luar
Negeri). Kita juga bisa order bagasi, makanan dan layanan AirAsia lain yang
harganya lebih murah dari pada membeli saat penerbangan (makanan, diskon 20%)
atau saat check-in (bagasi, lebih murah 50% up to 15 kg). Sekali lagi pilih
sesuai
kebutuhan Anda, saya
sarankan jika Anda akan melakukan perjalanan yang cukup jauh lebih baik
pesanlah saat booking karena dipastikan harganya lebih murah.
Jika Anda akan terbang bersama bayi
Anda pilih bayi akan duduk dengan siapa, Guest I, Guest II, dst.
Kemudian klik Lanjutkan
dengan memilih Kursi atau Tanpa Memilih Kursi. Pemesanan kursi advance akan
dikenakan biaya Rp. 75.000,- (Hot Seat) dan Rp. 15.000,- untuk Biasa (Feb 10)
per kursi. Kita bisa saja tidak menentukan kursi tetapi kemungkinan duduk
terpisah dari teman Anda akan semakin besar, walaupun Anda memesan lebih dari 3
kursi. Hot Seat adalah tempat duduk paling depan dan beberapa baris
dibelakangnya serta tempat duduk yang paling dekat dengan pintu darurat (atas
sayap). Pemilihan kursi dengan mengklik no kursi. Kursi dengan tanda warna
merah adalah Hot Seat dan warna putih silang adalah kursi yang sudah
dipesan oleh orang lain. Kemudian lanjutkan, Anda akan dibawa ke halaman
persetujuan.
Langkah selanjutnya adalah
memilih jenis pembayaran. Di tahap ini juga ada bagian asuransi penerbangan.
Jika Anda merasa perlu centang jika tidak tak usah dihiraukan. Tapi jika Anda
menggunakan pembayaran Direct Debit BCA, Anda wajib mengikuti asuransinya.
AirAsia memberikan 3 alternative pembayaran tiket. Pertama, Kartu Kredit
baik Visa maupun MasterCard. Kedua, Direct Debit (untuk Bank Mandiri dan
Bank Central Asia). Dan yang terakhir, Gift Voucher yaitu voucher yang
diberikan pihak AirAsia jika terjadi gangguan atau keterlambatan penerbangan lebih
dari 2 jam. Biasanya nilai voucher ini tidak lebih dari Rp. 500.000,-
tergantung case yang dihadapi. Jika Anda mempunyai Gift Voucher jangan lupa
gunakan sebelum Anda memilih untuk menggunakan metode pembayaran lainnya.
Karena voucher tersebut akan memotong jumlah tagihan sesuai nilai yang
tertera di voucher. Masa berlaku voucher ini adalah 3 bulan.
Jika pembayaran sudah
dilakukan, travel itinerary AirAsia akan dikirim ke alamat email Anda. Yang
perlu Anda lakukan adalah mencetaknya dan menunjukkannya saat check ini di
Bandara. Anda diwajibkan menunjukkan KTP/SIM/Paspor saat Anda check in.
Simple kan, sekarang tidak
perlu keluar rumah atau mengunjungi travel agent. Lebih efisien dan pasti akan
lebih murah disbanding beli manual.
2.6. Keuntungan
dan Kelemahan E-Ticketing pada Air Asia Keuntungan
Melalui penerapan
e-ticketing dapat menghemat biaya dari segi pencetakan manual tiket dan biaya
administrasi hingga hamper 70% bagi PT. Air Asia. Penjualan tiket lewat
internet bagi AirAsia yang berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang nyaman
untuk membuat perjalanan lebih mudah dapat memaksimalkan keuntungan
melalui harga hematnya dimana harga yang hemat akan menjadi daya tarik bagi
pelanggannya. Implementasi E-ticketing memberikan keuntungan bagi PT Air Asia
diantaranya yaitu : Mengurangi biaya yang terkait dengan pencetakan dan mailing
tiket. Mengurangi biaya pencetakan tiket untuk stok amplop dan pos.
mengurangi biaya pembayaran tenaga kerja yang terkait dengan pencetakan dan
mailing tiket, serta dapat meningkatkan popularitas citra perusahaan,
menjangkau seluruh masyarakat.
Kelemahan
Ada kekhawatiran mengenai jaminan
keamanan atas kode kartu kredit, atm, dan lain setelah pembayaran transaksi.
Pemesanan e-ticketing dilakukan
secara online atau melalui internet dan tidak semua orang mengerti tentang
internet, artinya belum bisa mengoperasikan internet itu sendiri, tidak semua
orang mengetahui tentang bagaimana caranya memesan tiket secara online.
Tidak semua orang mengetahui dan paham
betul tentang e-ticketing.
BAB III
PENUTUP
3.1. Simpulan
Penerapan SIM yang baik sangat penting
di era globalisasi seperti saat ini dalam persaingan yang semakin ketat.
Dengan tersediannya SIM di jasa
penerbangan Air Asia secara online membantu masyarakat dalam kehidupan
sehari-hari, khususnya dalam pembelian tiket secara online.
Dalam penerapan e-ticketing di Air Asia
ada beberapa aplikasi yang digunakan, yaitu CYTOS dan AWAN Pemesanan tiket
secara online memiliki banyak kelebihan, namun juga memiliki beberapa
kekurangan.
DAFTAR PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_manajemen
http://eka51.blogstudent.mb.ipb.ac.id/2014/03/21/tugas-uat-sistem-informasi-manajemen/
http://melput-melindapuput.blogspot.com/
http://www.scribd.com/doc/51770850/sim-minggu1
http://stikomksi2007faizal.wordpress.com/2007/08/30/keunggulan-kompetitif/
http://digilib.its.ac.id/public/ITS-Undergraduate-10317-1299109042-Chapter1.pdf
http://www.pustakasekolah.com/cara-pesan-tiket-online-pesawat-airasia.html
http://www.airasia.com/id/id/book-with-us/online-booking-guide.page
Natalia, N. 2011. Apakah Sistem Informasi Mendukung Strategi
Perusahaan?www.jtanzilo.com[diakses
tanggal 19 Desember 2011]
tanggal 19 Desember 2011]
id.wikipedia.com